Sustanance

#oldtrafford #manchester #manutd

#oldtrafford #manchester #manutd

BANDUNG

Di Bandung, dulu masih sepi waktu jaman nabi Adam. Dulu, mungkin masih berupa gunung besar. Ya, besar sekali, sampai sulit saya jelaskan dengan kata-kata yang indah.

Dan ketika gunung itu meletus, gunung itu jadi hancur porakporanda, menyisakan sebuah kawah yang sangat luas seluas wilayah Bandung dan sekitarnya.

Kawah itu, kemudian diisi air oleh orang yang bernama Sangkuriang, sehingga berubah menjadi sebuah danau untuk dipersembahkan kepada Dayang Sumbi sebagai tanda bukti cintanya yang tidak main-main.  

Ketika danau itu mengering, karena disedot oleh Sang Hyang Tikoro, ya danau itu jadi kering. Orang-orang kemudian membuat rumah di sana dan juga bangunan lainnya yang dibutuhkan, lalu jadilah sebuah kota yang sekarang kita kenal sebagai Bandung dan punya logo seperti di bawah ini:

image


Makin kemari Bandung jadi berubah. Di bukit dan lembahnya kini dipenuhi oleh bangunan dan aneka macam villa, entah siapa yang sudah memberi mereka izin. Bangunan kunonya yang menawan itu kini sudah pada roboh, karena sengaja dirobohkan, untuk diganti dengan bangunan yang sangat tidak sedap dipandang mata. Mungkin maksudnya gaya modern tetapi menurut saya itu norak sekali dan pantas disebut sebagai rumah kumuh gaya modern.

Mall dibangun di mana-mana, entah siapa yang sudah memberi mereka izin. Ketika mereka mendirikan mall, mereka pikir itu yang dibutuhkan oleh masyarakat Bandung daripada ketentraman. Mungkin pada akhirnya banyak juga orang Bandung yang suka pada main dan pacaran ke sana, untuk menjadi seperti laron yang gembira dapat cahaya. Atau seperti si Akim yang belum merasa gaul jika belum pergi ke sana.

Khususnya di malam minggu, jalanan di Bandung sekarang sudah dipenuhi oleh mobil, entah datang dari mana mereka itu dan tidak bisa ditolak, mungkin karena kuat dan banyak uang serta ingin berlibur di Bandung. Harusnya mereka tahu, bahwa jika mereka ke Bandung di malam minggu atau pada saat weekend, mereka tidak akan mendapatkan Bandung yang sebenarnya.

“Kenapa macet, Ayah?”
“Karena kita pergi ke luar rumah”

Coba kamu ke Bandung di hari musim hujan, rasain, kamu akan mendapati jalanan yang banjir. Di daerah tertentu banjirnya bisa mencapai 50 sentimeter. Tetapi harus kamu tahu sesungguhnya banjir itu bukan disebabkan oleh hujan, ya bukan, tetapi oleh kita yang tidak bisa menyikapinya. Gorong-gorong mampet, kenapa itu? Gorong-gorongnya rusak, tanggungjawab siapa itu?

Tetapi Bandung tetap saja Bandung, bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih dari itu melibatkan perasaan. Ketika aku memandang logonya, aku memparodikannya dengan bentuk logo yang lebih sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

    image 

Juga membuat lagunya. Iya membuat lagu tentang bagaimana Bandung bagiku:https://soundcloud.com/pidibaiq/pidi-baiq-bersama-the
Secara pribadi Bandung itu mungkin seperti monumen. Monumen untuk memperingati banyak hal yang sudah saya alami bersama manusia lainnya, khususnya bersama orang saya cintai, orang yang saya sukai. Monumen tempat saya bertemu dengan banyak hal lainnya yang mengesankan.

—PIDIBAIQ

khatulistiwa:

Aku Melihat Indonesia
puisi karya: Bung Karno

Djikalau aku melihat gunung-gunung membiru
Aku melihat wadjah Indonesia
Djikalau aku mendengar lautan membanting di pantai bergelora
Aku mendengar suara Indonesia
 
Djikalau aku melihat awan putih berarak di angkasa
Aku melihat keindahan Indonesia
Djikalau aku mendengarkan burung perkutut di pepuhunan
Aku mendengarkan suara Indonesia
 
Djikalau aku melihat matanja rakjat Indonesia di pinggir djalan
Apalagi sinar matanja anak anak ketjil Indonesia
Aku sebenarnja melihat wadjah Indonesia

(via beingindonesian)

“Generasi kita udah ga mempan dikasih tulisan, kita memasuki generasi “Get philosophy from the movie”
Opat watek nu kudu dibogaan ku pamingpin

-kahiji Pamingpin kudu kawas Seuneu ari watekna seuneu moal bisa eureun lamun can réngsé dina gawéna, lamun pamingpin geus boga watek kitu tangtu moal aya program anu can réngsé.

-kadua Pamingpin kudu kawas Angin ari watekna angin sok nyulusup asup sanajan sagedé liang jarum angin bisa asup, angin nyaho situasi jeung kondisi naon waé jeung dimana waé. lamun pamingpin ngabogaan watek kitu tangtu bakal nyaho kana kasusah rahayat.

-katilu Pamingpin kudu kawas cai ari sifatna cai nyeta ngalir kahandap tara kaluhur. hartina pamingpin kudu rendah hati jeung bisa ngalirkeun aspirasi rahayat

-kaopat Pamingpin kudu kawas Taneuh ari watekna taneuh bisa ngahirupan jeung sumber kahirupan. jadi hartina Pamingpin kudu jadi panincakan kabutuh Rahayat.

~~Asep Sunandar Sunarya~

Wonderful Indonesia


“I’ve had 26 years at the club so far and when the time comes and I decide to hang my boots at - who knows? - maybe 27 years, I think it will be a testimony to the work I’ve done at the club. And that’s a fantastic respect to be paid to me.”
- Sir Alex Ferguson

“I’ve had 26 years at the club so far and when the time comes and I decide to hang my boots at - who knows? - maybe 27 years, I think it will be a testimony to the work I’ve done at the club. And that’s a fantastic respect to be paid to me.”

- Sir Alex Ferguson

(Source: fuckyeahmanchesterunited)

Mauuuuuuuuu :(

Mauuuuuuuuu :(

“Ikhlas itu kayak surat Al Ikhlas, gak nyebut-nyebut ‘ikhlas’ di dalamnya”
— Lupa siapa yang bilang (via jurnalramadhan)

(via kakaanya)

Tulus - Teman Hidup

fuckyeahmahasiswa:

Guru bukan dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau - Soe Hok Gie
dari unpar

fuckyeahmahasiswa:

Guru bukan dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau - Soe Hok Gie

dari unpar

beingindonesian:

Bandung, 9927 miles, Fort Worth’s sister cities sign in front of Visitor’s Center, Texas, United States of America.

beingindonesian:

Bandung, 9927 miles, Fort Worth’s sister cities sign in front of Visitor’s Center, Texas, United States of America.

KEUNTUNGAN MEROKOK

Keuntungan merokok :

  1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
  2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
  3. Mengurangi resiko kematian; karena tidak pernah ditemuiorang yang meninggal dalam posisi merokok.
  4. Berbuat amal kebaikan; kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap/tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
  5. Baik untuk basa-basi/keakraban; kalau ketemu orang misalnya di halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya tawarkan uang kan gak lucu.
  6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan, dan perusahaan obat batuk.
  7. Bisa untuk alasan tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
  8. Bisa menambah suasana pedesaan/ Nature bagi ruangan ber-AC dengan asapnya, sehingga seolah-olah berkabut.
  9. Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum.
  10. Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok dapat menyebabkan impotensi.
  11. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.
  12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tdak mudah; batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan. (bagi yang lulus)
  13. Untuk indikator kesehatan; Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
  14. Menambah kenikmatan; sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok.
  15. Tanda kalau hari sudah pagi, pasti kita dengar ayam merokok!!!
  16. Anti mualing, waktu perokok batuk berat di malam hari
  17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat di kursi…hahahah!!
  18. Film koboy pasti lebih gaya kalo ngerokok sambil naek kuda, soalnya kalo sambil ngupil susah betul.
  19. Teman boker yang setia
  20. Buat ngebolongin jawaban-jawaban UN.
  21. Membuat awet muda, karena konon perokok yang berat belum ampe tua udah mati duluan kena kanker paru-paru.

Fakta lain: sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70% nya bukan perokok.Maka merokoklah agar masuk ke golongan yang lebih sedikit itu.

Heheh.. fufufufufu